Sesaat kemudian Novri terlihat masuk lapangan. Panitia dan pihak keamanan tak mencegah Novri masuk lapangan karena mengira yang bersangkutan hendak bersalaman dengan wasit sebagaimana lazim dilakukan setelah pertandingan. Ternyata Novri masuk lapangan untuk memukul wasit.
"Berdasarkan kejadian yang kemudian berlangsung, pelatih Komodo United tersebut melakukan tindakan pemukulan terhadap wasit utama, Kaka Fred," jelas Ical.
Setelah insiden tersebut, jelas dia, panitia bersama tim keamanan dari Polri segera mengamankan situasi agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut. Panitia juga memberikan pertolongan dan penanganan awal kepada wasit yang menjadi korban pemukulan tersebut.
"Selanjutnya, panitia mengantar korban ke Siloam Hospitals Labuan Bajo untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis," terang Ical.
Panitia kemudian melaporkan insiden itu ke Polres Manggarai Barat. Polisi menolak laporan itu, sebab bukan korban yang membuat laporan. Panitia kemudian berkoordinasi dengan korban dan keluarganya untuk rencana membuat laporan polisi.
Seusai penanganan medis di RS Siloam, korban menjalani visum di Puskesmas Labuan Bajo untuk kepentingan laporan polisi. Pada Jumat (4/9/2026) malam, panitia mendampingi korban membuat laporan ke SPKT Polres Manggarai Barat. Korban juga didampingi kuasa hukumnya.
"Laporan tersebut telah diterima oleh pihak SPKT Polres Manggarai Barat. Selanjutnya kami menyerahkan prosesnya kepada pihak yang berwenang sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku," kata Ical.