NADIKABAR.COM — Senator Brasil, Flavio Bolsonaro, capres yang juga anak mantan Presiden Jair Bolsonaro, menolak untuk mengakui kemenangan kandidat petahana, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, dalam putaran kedua pilpres yang digelar pada Minggu (25/10) waktu setempat.

Tidak hanya menolak untuk mengakui kekalahannya, Flavio juga menyatakan akan berupaya membatalkan hasil pemungutan suara.

Lula da Silva, yang merupakan tokoh ikonik sayap kiri yang akan menginjak 81 tahun, berhasil meraih kemenangan dramatis dan mematahkan prediksi dengan memenangkan masa jabatan keempatnya sebagai Presiden Brasil. Ini menjadi pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut hasil resmi penghitungan suara, Lula da Silva lebih unggul dengan meraup 51,8 persen suara, dibandingkan Flavio yang hanya meraup 48,2 persen suara. Lula da Silva dilaporkan unggul atas Flavio dengan selisih sekitar 4,4 juta suara.