Flavio, seperti dilansir AFP, Senin (26/10/2026), mengeluhkan soal perpanjangan waktu pemungutan suara, yang dilakukan akibat kendala transportasi umum yang menghambat para pemilih, yang menjadi alasan dirinya tidak bisa mengakui kemenangan Lula da Silva.

"Mustahil untuk mengakui hasil ini," kata Flavio saat berbicara secara singkat dari Brasilia, usai hasil pemungutan suara diumumkan.

"Saya akan meminta pembatalan pemilu ini," tegasnya.

Pemungutan suara pada Minggu (25/10) diwarnai kebingungan setelah Mahkamah Agung Brasil merilis putusan untuk memperpanjang waktu pemungutan suara selama dua jam, padahal beberapa tempat pemungutan suara (TPS) sudah ditutup sesuai jadwal awal.