Hingga 2026, digitalisasi telah diterapkan pada 96 tempat penampungan susu di sembilan koperasi di Jawa Barat dan Jawa Timur, dengan melibatkan lebih dari 12.000 peternak sapi perah.

Sarmuji turut mengapresiasi kontribusi Cimory dalam menyerap susu segar dari peternak lokal. Sepanjang 2025, perusahaan tersebut bermitra dengan 18.458 peternak sapi perah dan menyerap sekitar 26,42 juta liter susu segar dalam negeri.

Direktur Manufacturing PT Cisarua Mountain Dairy Tbk Pamungkas Bayu Triprasetyo menyambut positif tantangan Menperin untuk memperluas diversifikasi produk olahan susu.

Menurut dia, inovasi merupakan bagian penting dari strategi pengembangan bisnis Cimory. Perusahaan akan mengkaji peluang produksi berbagai produk turunan susu yang berpotensi dikembangkan sesuai kebutuhan pasar Indonesia.

“Kami tidak akan bergerak hanya pada produk susu cair, tetapi juga akan meninjau berbagai produk turunan susu lainnya yang berpotensi dikembangkan di Indonesia,” ujar Pamungkas.

Terkait penggunaan bahan baku lokal, Pamungkas menjelaskan bahwa sekitar 20–30 persen kebutuhan bahan baku susu Cimory saat ini dipenuhi dari susu segar dalam negeri yang dipasok peternak di Jawa Barat dan Jawa Timur.