NADIKABAR.COM — Pesawat yang membawa Paus Leo XIV bertolak dari Roma pada Jumat (6/11) menuju Amerika Selatan. Perjalanan tersebut menandai dimulainya rangkaian kunjungan Paus selama hampir dua pekan ke tiga negara di kawasan itu.

Setelah menempuh penerbangan selama 13,5 jam, Paus dijadwalkan tiba di Uruguay. Ia akan berada di negara tersebut selama tiga hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Argentina dan Peru.

Paus berusia 71 tahun kelahiran Amerika Serikat (AS) itu saat ini masih dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi kanker paru-paru tiga pekan lalu.

Amerika Latin merupakan tempat tinggal sekitar 40 persen dari total 1,4 miliar umat Katolik di dunia. Namun, jumlah penduduk di kawasan tersebut yang mengidentifikasi diri sebagai umat Katolik terus menurun.

Uruguay menjadi negara pertama yang dikunjungi Paus Leo XIV dalam lawatannya. Negara ini dikenal sebagai salah satu negara paling sekuler di Amerika Latin.

Uruguay merupakan negara pertama di dunia yang melegalkan penggunaan ganja untuk tujuan rekreasi. Negara tersebut kemudian juga melegalkan aborsi, pernikahan sesama jenis, dan bantuan medis untuk mengakhiri hidup. Kebijakan-kebijakan itu bertentangan dengan sikap Gereja Katolik.

Meski demikian, antusiasme masyarakat menyambut kunjungan Paus Leo XIV terbilang mengejutkan. Tiket untuk acara doa bersama yang akan dipimpin Paus di Stadion Centenario, Montevideo, bahkan habis terjual hanya dalam dua hari.