Pada Rabu (11/11), Paus Leo XIV akan melanjutkan perjalanan ke Peru, negara tempat ia pernah tinggal dan menjalankan pelayanan gerejawi selama dua dekade.

Kunjungan ini disambut antusias. Paus dijadwalkan memimpin misa di Keuskupan Chiclayo, tempat ia pernah bertugas, serta di desa pegunungan Santa Cruz de Succhabamba.

Ia juga akan memimpin misa di Cusco, bekas ibu kota Kekaisaran Inka. Selanjutnya, Paus akan mengunjungi Pucallpa di kawasan Amazon Peru untuk memberikan penghormatan kepada masyarakat adat di negara tersebut.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pedagang kaki lima yang menjual kaus dan rosario bergambar Paus Leo. Sejumlah toko roti bahkan turut menjual roti khusus dengan nama Leo.

Namun, seperti negara-negara lain di kawasan tersebut, Peru juga mengalami penurunan jumlah umat Katolik dalam beberapa tahun terakhir. Proporsi penduduk yang beragama Katolik turun dari 76 persen pada 2013–2014 menjadi sekitar 67 persen saat ini.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris