Kendati demikian, kata dia, dugaan intimidasi terhadap siswa yang mengunggah poster itu, Disdikpora belum dapat menyimpulkan apakah benar terjadi intimidasi, termasuk terkait pembuatan video klarifikasi yang disebut melibatkan siswa.

"Saya masih mendalami ada tidaknya intimidasi terhadap siswa yang memviralkan. Besok kepala sekolah saya panggil bersama Balai Dikmen Kulon Progo untuk memberikan keterangan. Meskipun di dalam laporan tidak ada intimidasi," katanya.

Disdikpora DIY tetap akan melakukan klarifikasi untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa berdasarkan fakta dan keterangan pihak-pihak terkait, meski sekolah tidak pernah memberi pernyataan mengintimidasi ataupun mengeluarkan siswa yang mengunggah poster tersebut.

"Apakah membuat video itu memang diminta, diintimidasi untuk membuat video klarifikasi atau tidak, itu nanti yang kami simpulkan," katanya.