NADIKABAR.COM — Kepolisian Resor (Polres) Tolikara, Papua Pegunungan memastikan situasi terkini di daerah setempat kondusif setelah upaya perdamaian yang dilakukan oleh pemerintah daerah, tokoh agama, masyarakat, adat, pemuda serta forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) wilayah tersebut tercapai pasca konflik.

Perdamaian antara masyarakat yang bertikai di Kabupaten Tolikara telah diselesaikan dengan deklarasi damai ditandai prosesi adat patah panah yang berlangsung di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.

Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw dalam keterangannya diterima di Wamena, Minggu, mengatakan situasi keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di daerah ini kondusif setelah deklarasi damai dan harus menjadi komitmen nyata yang dilaksanakan oleh seluruh pihak, bukan sekadar pernyataan yang disampaikan dalam kegiatan seremonial.

"Kami dari jajaran Polres Tolikara mengajak seluruh masyarakat khususnya kedua keluarga yang bertikai agar benar-benar menjaga komitmen perdamaian yang telah disepakati bersama. Tidak boleh ada lagi tindakan saling menyerang, provokasi maupun aksi balas dendam,” katanya.