Dia menegaskan melalui deklarasi damai ini saya berharap seluruh pihak benar-benar berkomitmen menjaga situasi agar kembali normal seperti biasa.

β€œJangan ada lagi aksi saling menyerang karena hanya akan menimbulkan kerugian baik korban jiwa maupun materi," ujarnya.

Dia mengajak perwakilan kedua pihak untuk menandatangani pernyataan sikap dan deklarasi damai sebagai bentuk komitmen bersama yang disaksikan langsung oleh seluruh unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat Kabupaten Tolikara.

Terdapat 10 poin deklarasi di antaranya meneguhkan Kabupaten Tolikara sebagai tanah Injil dan tanah damai, mengakhiri pertikaian dan balas dendam, memulihkan persaudaraan, memperkuat tanggung jawab adat dan keluarga, menghormati hak asasi manusia serta perbedaan keyakinan, hingga menjadikan perdamaian sebagai landasan pembangunan daerah, pentingnya pemulihan korban, penghormatan terhadap proses hukum, pencegahan penyebaran berita bohong dan provokasi, serta pembentukan forum komunikasi perdamaian yang melibatkan kedua pihak, pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan perempuan.