Untuk mencapai standar rasa yang superior tersebut, para pedagang biasanya tidak hanya mengandalkan satu jenis teh. Mereka terbiasa menggabungkan tiga jenis merek teh yang berbeda atau bahkan lebih.

Tujuan utama dari pencampuran ini adalah untuk mengejar tiga elemen krusial dalam secangkir teh tradisional khas Jawa, yaitu aroma wangi yang semerbak, tingkat rasa sepet yang pas di lidah, serta body atau kekentalan teh saat diminum.

Lebih lanjut, praktik meracik teh ini rupanya juga didorong oleh ketidakpuasan para pedagang terhadap kualitas racikan merek teh tunggal yang beredar luas di pasaran.

Dalam praktiknya, sangat sulit menemukan satu merek teh komersial yang sempurna di segala aspek sekaligus.