Melalui program KMHDI Mengajar, tiga mahasiswa yang memiliki latar belakang Pendidikan Agama Hindu ikut membantu mengisi kekosongan tersebut. Pendampingan dilakukan secara rutin dengan menyesuaikan waktu kuliah dan aktivitas para mahasiswa.
Selain pendampingan pendidikan agama, KMHDI Buleleng juga memberikan pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bagi siswa di Desa Panji. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Kantor Desa Panji dan berlangsung selama tiga bulan atau sekitar 12 kali pertemuan.
Sekitar 30 anak terdata menjadi sasaran program berdasarkan data dari Pemerintah Desa (Pemdes) Panji. Mereka berasal dari sejumlah sekolah dasar di wilayah Desa Panji.
Dalam pelaksanaannya, sekitar 15 pengurus PC KMHDI Buleleng terlibat. Mereka juga menggandeng enam mahasiswa dari Teruna-Teruni Dharma Duta Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja untuk membantu pelaksanaan kegiatan.
Dia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk mengatasi kekurangan guru Agama Hindu, salah satunya dengan membuka formasi tenaga pendidik sesuai kebutuhan di daerah.