NADIKABAR.COM — Lahan yang digunakan untuk bedeng dan bangunan semipermanen di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, akan ditutup. Penutupan dilakukan setelah peristiwa kebakaran melanda lahan tersebut.

Perbekel Desa Pemecutan Kelod, Wayan Tantra, mengungkapkan penutupan lahan tersebut sudah disepakati saat rapat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Menurutnya, pemanfaatan tanah tersebut akan dikembalikan kepada masing-masing pemilik lahan.

"Kami sepakat semua itu untuk ditutup dulu. Nanti terserah pemilik tanah mau apa. Kalau mau dibangun, mau dijual, terserah," ujar Tantra saat dihubungi NadiKabar, Jumat (4/9/2026).

Tantra menjelaskan salah satu alasan penutupan tersebut adalah ketidakjelasan status kontrak tanah yang ditinggali sejumlah warga di sana. Sebelum terbakar, dia menyebut banyak rumah bedeng dan gudang pengepul sampah berdiri di lahan itu.