NADIKABAR.COM — Aktris Karina Ranau tak kuasa membendung air matanya saat menyambangi Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2026). Kedatangannya bersama tim kuasa hukum, diwarnai tangis histeris lantaran menuntut kejelasan atas kasus dugaan penganiayaan yang menimpanya sejak Juni 2026.
Dengan suara bergetar, Karina Ranau meluapkan kekecewaannya terhadap lambannya proses hukum yang sedang berjalan. Ia merasa, posisinya sebagai korban terabaikan karena tidak memiliki kekuatan atau sokongan dari pihak berpengaruh.
"Saya tidak punya siapa-siapa. Saya tidak punya orang besar di balik saya. Tapi saya ingin menuntut keadilan untuk saya. Peristiwa yang pernah menimpa saya pada bulan Juni kemarin dan sekarang sudah cukup lama sekali proses ini, lamban sekali. Dan saya, sebagai warga negara Indonesia, saya menuntut keadilan," kata Karina.
Emosinya semakin meluap saat mengingat statusnya yang kini harus berjuang seorang diri setelah berpulangnya sang suami, mendiang aktor Epy Kusnandar. Sambil terisak kencang, ia menegaskan statusnya sebagai korban yang membutuhkan perlindungan hukum.
"Saya ini korban! Saya gak punya siapa-siapa! Suami saya sudah mati! Sudah mati suami saya!" ucapnya sembari menangis histeris.