Ia menilai dukungan kesehatan mental perlu dirancang secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar dapat melengkapi tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan layanan yang terjangkau dan berkelanjutan.

Selain memperluas akses layanan, Natasya pun menekankan pentingnya pendataan dampak nonfisik bencana, termasuk kondisi kesehatan mental masyarakat, kebutuhan pertolongan psikologis, serta akses kelompok terdampak terhadap layanan dan pembiayaan kesehatan.

Data yang terpilah berdasarkan usia, kondisi sosial ekonomi, disabilitas, kehamilan, dan lokasi tempat tinggal yang berisiko bencana diperlukan agar bantuan dapat diberikan secara lebih cepat, tepat, dan inklusif.