Sadewo memastikan Trans Banyumas tidak akan dihentikan. Menurutnya, layanan tersebut telah menjadi salah satu moda transportasi publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat Banyumas.
"Trans Banyumas akan terus berjalan karena menjadi salah satu layanan publik yang banyak diakses oleh masyarakat Banyumas," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Bus Trans Banyumas akan berhenti beroperasi mulai Minggu (30/8) besok. Penghentian sementara ini dilakukan seiring peralihan pengelolaan layanan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyumas.
Pemerintah Kabupaten Banyumas sebelumnya telah mengalokasikan anggaran operasional Trans Banyumas hingga akhir Desember 2026. Namun, sebelum layanan kembali dijalankan, Pemkab Banyumas akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap operasional angkutan massal tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas Omar Udaya mengatakan penghentian operasional dilakukan selama proses evaluasi berlangsung.
"Sejak hari Minggu, 30 Agustus 2026, Bus Trans Banyumas tidak operasional sampai dengan pelaksanaan evaluasi berakhir," kata Omar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8).