NADIKABAR.COM — tiba merasakan kelopak mata bergerak sendiri atau bagian tubuh tertentu berdenyut tanpa disengaja? Kedutan biasanya hanya berlangsung sesaat. Namun, dalam kepercayaan masyarakat Jawa, gerakan kecil pada tubuh tersebut kerap dikaitkan dengan pertanda tertentu.

Dalam tradisi primbon Jawa, arti kedutan berbeda-beda berdasarkan bagian tubuh yang mengalaminya. Ada yang dipercaya menjadi pertanda rezeki, kebahagiaan, pertemuan dengan seseorang hingga kabar kurang menyenangkan. Lantas, apa saja arti kedutan menurut Primbon Jawa?

Kedutan menjadi salah satu fenomena tubuh yang dalam tradisi Jawa kerap dikaitkan dengan firasat atau pertanda. Tafsirnya dapat berbeda berdasarkan bagian tubuh yang mengalami kedutan, mulai dari area mata, wajah, tangan hingga bagian tubuh lainnya. Berikut beberapa arti kedutan yang cukup populer.

Kedutan pada kelopak mata kiri bagian atas dipercaya sebagai pertanda akan mendapatkan kenikmatan yang berkecukupan. Tafsir ini kerap dikaitkan dengan datangnya sesuatu yang menyenangkan atau rezeki yang dapat mencukupi kebutuhan.

Karena itu, kedutan mata kiri atas termasuk pertanda yang dianggap baik dalam Primbon Jawa. Namun, makna tersebut merupakan bagian dari kepercayaan tradisional dan bukan kepastian bahwa seseorang akan mendapatkan rezeki setelah mengalami kedutan.

Berbeda dengan bagian atas, kedutan pada kelopak mata kiri bawah dipercaya sebagai pertanda akan mendapatkan kesedihan. Dalam tafsir primbon, kedutan pada area ini lebih banyak dikaitkan dengan kondisi emosional atau datangnya keadaan yang kurang menyenangkan.

Makna tersebut menjadi salah satu contoh bahwa kedutan dalam primbon tidak selalu dianggap sebagai pertanda baik. Selain rezeki dan kebahagiaan, kedutan pada bagian tubuh tertentu juga dipercaya menjadi alamat datangnya kesedihan atau kesulitan.

Kedutan pada kelopak mata kanan bagian atas dipercaya sebagai pertanda akan mendapatkan rezeki yang banyak. Tafsir ini menghubungkan kedutan dengan datangnya keuntungan atau sesuatu yang bernilai bagi seseorang. Makna tersebut termasuk salah satu tafsir kedutan mata yang banyak dikenal.