NADIKABAR.COM — Kemacetan parah mengular menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, hingga mencapai kawasan Baluran dalam tiga pekan terakhir. Kondisi ini membuat sopir truk ekspedisi dan logistik mengeluhkan adanya perlakuan berbeda dalam pengaturan antrean kendaraan.

Akibat kemacetan tersebut, sopir truk harus menunggu hingga hampir 24 jam hanya untuk masuk ke pelabuhan dan menyeberang menggunakan kapal menuju Pulau Bali. Para sopir menyebut kondisi itu terjadi karena kendaraan tertentu lebih diutamakan saat antrean di pelabuhan.

Mukhlasin, perwakilan sopir truk (YPS), mengatakan penumpukan kendaraan semakin parah akibat adanya perlakuan berbeda dari petugas pelabuhan terhadap sejumlah jenis kendaraan.